Posted in Fluff, Nc 21, oneshot, Romance

Sweetest Pain

cats

Author : lightmover0488

Cast : Oh Sehun & Oh Serin

Genre : Romance , Fluff and NC 21

Lenght : Oneshot

Disclaimer : FF ini adalah buatanku sendiri. jadi dilarang untuk mencuri ide atau mengcopy – paste ^^ Jadilah Penulis yang jujur dan bisa menciptakan Karya – karya indah dari Otak KALIAN sendiri.

 

Enjoy^^

 

“Serin-ah, kau belum tidur?” Tanya sehun keluar dari ruang kerjanya. Dia berjalan menghampiri istri tercintanya yang sedang hamil sedang berdiri menyangga tubuhnya pada meja dapur dengan kedua tangannya.

“Aku tidak bisa tidur,” Wajah serin terlihat menahan sakit karena kontraksi di perut besarnya.

“Sudah berapa menit sekali?” Tanya sehun duduk di meja makan agar serin bisa menumpu padanya.

“Masih sama, 15 menit seka—li. Tapi saat kontraksi sangat menyakitkan,”

Sehun mengelap peluh yang membanjiri pelipis serin dengan telapak tanganya yang lebar. Kemudian berdiri, membalikan tubuh serin dan memeluknya dari belakang sambil mengelus – elus perut serin yang ajaibnya sedang terdapat kehidupan disana.

Sebenarnya Kehamilan serin sudah lebih 1 hari dari perkiraan lahir, kata dokter saat mereka ke rumah sakit kemarin, serin sama sekali belum ada tanda – tanda persalinan, hal itu membuat serin harus menggerutu sepanjang jalan dan menangis semalaman.

“Kapan hanbyul akan cepat keluar?” Tanya serin entah pada siapa, suaranya sarat akan entahlah.. lelah mungkin. Hanbyul adalah nama calon bayi mereka. Saat 3 bulan lalu mereka mengetahui bahwa bayi mereka berjenis kelamin laki – laki, sehun yang paling antusias menamainya hanbyul.

“Bersabarlah sayang,” sehun mengecupi leher serin yang terekspos. Sudah lama ia tak menyentuh istrinya ini.

Serin mendengus, “Kau tidak merasakan betapa sakitnya jika sedang kontraksi sehun-ah!” Emosinya meluap lagi. Karena sehun sudah terbiasa akan hormon serin yang labil diapun memilih tidak menanggapinya dan malah mengecup pipi serin sekilas, “Tapi aku sangat merasakan betapa anehnya permintaanmu saat kau ngidam dulu. Bahkan kau memintaku mengantarkanmu ke bandara hanya untuk menyentuh roda pesawat terbang!”

Sehun meringis mengingat masa – masa memalukan dulu, tapi hal itu malah membuat serin tertawa. Oh yeah, sehun berhasil mengalihkan rasa sakit serin dengan mengenang masa lalu.

“Yang paling aneh adalah, kau meminta ikan goreng yang ikannya langsung aku pancing sendiri di sungai han! Kau luar biasa! Ck—”

“Eeyy~ bukan aku yang meminta, tapi hanbyul!” Serin tidak bisa melupakan masa – masa dimana suaminya selalu ada untknya setiap waktu. Sehun tersenyum lebar lalu meletakan kepalanya pada pundak istri tercintanya itu, “Serin-ah, kata baekhyun hyung jika kehamilan sudah masuk trimester 3, kau harus melakukan sex untuk mempercepat persalinan,” Tiba – tiba suara baekhyun berdengung di telinganya. Serin sontak menatap sehun dari samping dengan wajah aneh.

“Sungguh! Aku juga membacanya dari internet, itu akan melicinkan jalan lahirnmu dan kepala bayi cepat turun,”

“Benarkah??” Serin kemudian antusias, dia melepaskan tautan tangan sehun yang melingkari pingganynya dan memutar tubuhnya.

“Kau mau?”

“Tapi kalau terjadi sesuatu bagaimana?”

Sehun tidak menjawab melainkan langsung mengangkat tubuh besar serin ke kamar dan meletakannya perlahan di atas ranjang.

“Kau akan berada di atasku, jadi kau tidak perlu takut,” Ujar sehun lalu mencium bibir serin dan menghisapnya. Betapa ia merindukan tubuh Serin, bayangkan saja dia tidak bercinta dengan istrinya selama 9 bulan ini lantaran serin takut keguguran.

Diantara ciuman mereka yang sudah terasa panas, tangan serin membuka kaos oblong sehun dan melorotkan celana triningnya sekaligus. Saat sehun sudah berbaring telanjang, serin duduk di perut sispack sehun dan kembali merasakan sakit pada perutnya. Kedua tangannya ia sangga di dada sehun yang bidang.

“Kenapa Kau begitu sexy,” Nada sehun penuh dengan kefrustasian karena sudah tidak tahan dengan istrinya yang sudah membangunkan juniornya

“Sehun—” Serin menekan dada suaminya,

Sehun segera memijat – mijat punggung serin agar rileks. Seperti yang ia pelajari di internet, ibu hamil sangat nyaman jika dipijati punggungnya saat kontraksi berlangsung. Wah, sehun benar – benar siap menjadi seorang ayah rupanya.

Dengan tidak sabar sehun melepas piyama tidur serin dan mengusap – usap punggungnya lembut.

“Kali ini kontraksinya sebentar sekali,” Ujar sehun saat merasakan perut serin yang mengendur. Sehun pernah berkata kalau serin sedang kontraksi, perutnya akan sekeras batu.

Serin menunduk dan mengecup bibir sehun sekilas dengan menarik wajah sehun karena ia kesulitan membungkuk karena perut besarnya sekalian ia menurunkan celana dalamnya.

“Sehun, perlengkapan bayi kita—”

“Sudah siap sejak sebulan yang lalu di bagasi mobil sayang, jika setelah ini ketubanmu pecah kita akan langsung ke rumah sakit,”

“Kau sudah memberi tau junmyeon oppa kan?”

“Tentu saja, dia akan membantumu bersalin—Oh!”

Sehun tercekat saat serin menggesekan vagina basahnya ke junior sehun.

“Apakah kau tau? setiap harinya aku tidak habis -habisnya bersukur karena telah memilikimu, aku mencintaimu sehun-ah,”

Serin mengecup leher suaminya bersamaan dengan sehun yang melesakan dengan perlahan juniornya ke dalam vagina serin dengan sebelah tangannya, karena dia sudah tidak tahan.

Serin mendesah keras sembari mencengkram lengan sehun. Dia kembali menegakkan tubuhnya dan sekarang terduduk sempurna di atas sehun.

“Eengggghhh—” Serin mendesah nikmat saat tubuhnya naik turun dengan perlahan. Merasakan kembali sensasi luar biasa yang dulu pernah ia rasakan sebelum hamil hanbyul.

“Aku sangat mencintaimu,” Kini giliran sehun yang berkata setelah diam lama karena merasakan kenikmatan dunia.

Mendengar itu, serin semakin gencar menaik turunkan tubuhnya tapi dengan tempo yang tidak terburu – buru, membuat kedua tangan sehun ikut membantu dengan memegang pinggul serin dan menggerakannya naik turun.

“Aaaahhhsss—” sehun mendesis saat vagina serin terasa berdenyut – denyut seperti memijati joniornya.

“Sehuunnn—” Serin mendongak keatas membuat sehun ingin sekali mengecupi setiap inchi lehernya yang luar biasa menggoda. Kata orang wanita hamil akan berkali – kali lipat mempesona dari keadaan normalnya.

Cha—chakaman, Se—hun-”

Serin berkontraksi untuk yang kesekian kali, Dia melepaskan kontak mereka berdua dan menopang tubuhnya dengan lutut. Saat sehun hendak mengelus punggung serin, dia meresakan juniornya basah. Dia melotot saat serin mengeluarkan air bening dari vaginanya.

“SEHUN SEPERTINYA HANBYUL AKAN KELUARRR!!!” Serin memegangi perutnya yang sangat sakit dan berteriak pada pria yang masih melotot di depannya.

Tersadar, Sehun sontak melompat begitu saja dari kasur, memakai kaos dan celananya terlewat keburu dan setelahnya memakaikan piyama serin yang tidak begitu susah.

“Sehuuunnn!!” Serin kontraksi lagi, “Kenapa ini tidak berakhir!”

Sehun segera menggendong serin setelah menemukan kunci mobilnya.

“OH SEHUN!! AAAAAKKKKK—”

sehun panik sampai tidak mengunci pintu rumahnya. Dia memasukan serin kedalam mobil dan segera berlari menuju kemudi. Dinyalakannya mesin mobil dengan terburu – buru karena serin disebelahnya sudah menjerit – jerit tak karuan, ” Tarik nafass serin-ah~ huuu.. haaaahh…”

Sehun menginjak pedal mobil dan memacu mobilnya dengan luar biasa ngebut.

Di pencetnya tombol ‘call‘ di sebelah kemudi.

“Ju—Junmyeon hyung!!!”

“Ada ap–”

“HYUNG!!! SERIN BENAR -BENAR AKAN MELAHIRKAN! SIAPKAN RUANGANYA HYUNG!”

“HAA??!”

“AKU SEDANG MENUJU RUMAH SAKITMU!”

“Baiklah,”

 

PIP

 

“Serin-ah, tarik napaaass.. huuuu.. keluarkaann.. haaaa~”

Sehun terus saja menuntun serin untuk mengurangi rasa sakitnya. Kali ini sehun diberi tahu oleh dokter Kim untuk mengajarkan serin menarik nafasnya di saat kontraksi.

“SEHUN! KENAPA MASIH SAKIT SEKALIII!”

“BERSABARLAH! KITA HAMPIR SAMPAI!”

“KENAPA KAU BERTERIAK PADAKU!”

“AKU TIDAK BERTERIAK!”

“SEHUUUNNN! AAAAAAKKK–”

“JANGAN MEMBUATKU PANIK!”

“Aku rasa hanbyul akan keluar disini—”

“YAAAKKK!”

 

 

 

 

 

END

 

.

 

.

Aku pengen nikah sama sehun jadinya :”'(((

puhahahaha.

terimakasih yang masih mau ngebaca ff2 blog ini..^^

aku terharu soalnya viewersnya udah lumayan kkkk

 

 

Advertisements

Author:

My world become so bright because of your Light Moves~

67 thoughts on “Sweetest Pain

  1. Sebagai mahasiswa kebidanan saya fikir, tak ada jeritan seindah jeritan perempuan yang sedang berkontraksi dan saat mengeluarkan bayi #efek sering dengerin jeritan org lahiran 😂😂

    Liked by 1 person

  2. Hmm it looks like your site ate my initial comment (it was really long) so
    I guess I’ll simply sum it up what I wrote and say,
    I’m really enjoy your blog. I as well am an aspiring
    blog blogger yet I’m still new to the entire thing.
    Do you have any thoughts for rookie blog writers? I’d really appreciate it.

    Like

  3. Ihh mereka lucu bgt , gemes … lagian ngaco aja udh h+1 persalinan malah ‘kegiatan’ aturan dsri minggu2 awal tri semester lahhh . Lanjutkann Sehun
    Kenapa pas ngidam gak di ceritain thor , lumayan tuh hiburan kalo Sehun menderita istri nya ngidam . Wkwk maafkan Sehun yg dagunya seksi lancip kaya sandal marshanda -jaman duku pas sd musim sandal labcip terus namanya sandal marshanda wkwkw-

    Like

  4. Aq suka ne selain crta Jong In Sehun jg seru…. Baekhyun jg asik akhhhh keren nehhhh aq sukaaa sukaaa jahahahhaha
    Kebayang mka paniknya Sehun wkwkwkwkkw hahahahahahha

    Liked by 1 person

  5. Antara mesum atau peduli sama istri si sehun, tapi sehun suami sigap jadi gapapa lahh mesum dikit tohh sama istri sendiri, untung mereka inget pake baju ya ? Coba engga ya masa telanjang bulat lari lari an ke rumah sakit, dikira orang gila ntar, jangan” itu hanbyul nya udah brojol di mobil lagi kan jalan lahir nya udah “dibuka” oleh sehun jadi lebih mudah gitu keluarnya

    Liked by 1 person

  6. Sehun sigap banget, aku mau punya suami kaya Sehun #ngarep..
    Serin beruntung banget punya suami Sehun, ganteng pasti, sigap lagi..
    Bikin envy -_____-

    Liked by 1 person

  7. haii, siapa tadi yg bilang mau nikah sama sehun?? bertengkar yukk wkwk astaga ultimate biasku, jangam nistai dia tapi gak papa ding encehnya gak seberapa jadi gak panas panas bgt. malah ngakak bacanya. astagaa. siapa yg bilang perut sehun sixpack?? perut rata tinggal tulang sama kentut gitu dibilang sixpack bikin aku berimajinasi aja wkwk oh plis hun, itu bayi mau lahir malah diajak gituan, ya kali seminggu sebelum lahiran masih mending lah ini perkiraan sehari baru diajak gituan. wkwkkq tapi yg ini bikin ngakak sih wkwk

    Like

  8. Hahaha 😀 keluarga yG unik.. Sumpah ngebayanginnya aja, udah lucu bget apalagi kalau beneren terjadi.. 😀 tpi mereka keluarga yg romantis.

    Like

  9. Sequel oh sequel
    harus ada sequel ya thor wajib !!
    Ceritanya menarik dan lucu
    apa jadinya kalo serin nglahirin di mobil ??

    Like

  10. Sequel oh sequel
    harus ada sequel ya thor wajib !!
    Ceritanya menarik dan lucu
    apa jadinuya kalo serin nglahirin di mobil ??

    Like

tinggalkan jejak PLEASE!!!!! >-o

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s